Integrated Container Terminal Ecosystem

Batam’s Strategic Gateway for Modern Port Logistics

PT Batam Terminal Petikemas mendukung penguatan ekosistem terminal petikemas melalui layanan yang terintegrasi, aman, efisien, dan berbasis digital untuk pengguna jasa, stakeholder, dan pertumbuhan logistik kawasan Batam.

BTP Logo
Enterprise Port Services
Terminal Operation Support

Dukungan operasional petikemas dan layanan pengguna jasa.

Digital Gate & Integration

QR validation, gate automation, dan integrasi data.

Stakeholder Collaboration

Sinergi operator, regulator, port users, dan mitra logistik.

Gate Access
Receiving & Delivery
Container Service
Export & Import
Dashboard
Monitoring & Report
Helpdesk
Port User Assistance
Corporate Profile

Menguatkan Ekosistem Terminal Petikemas Modern di Batam

PT Batam Terminal Petikemas didirikan pada 4 Juni 2024 sebagai bagian dari inisiatif jangka panjang untuk memodernisasi infrastruktur pelabuhan dan layanan logistik Batam. BTP mendukung pelaksanaan kerja sama pemanfaatan aset berjangka 37 tahun dengan BP Batam untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing global sektor maritim dan logistik kawasan.

Fokus BTP adalah memastikan layanan yang profesional, terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa, stakeholder, serta pertumbuhan ekonomi kawasan.

Vision
Modern Port Ecosystem

Menjadi ekosistem terminal petikemas modern, terintegrasi, terpercaya, dan berdaya saing untuk mendukung logistik Batam.

Mission
Operational Excellence

Mendorong layanan operasional yang efisien, aman, transparan, dan berbasis digital untuk seluruh pengguna jasa.

Operational Focus

24/7
Layanan Operasional
TPK
Terminal Petikemas
AGS
Auto Gate System
B2B
Port User Service
Lokasi Strategis Selat Malaka

Gerbang Utama Perdagangan Domestik dan Internasional Batam

Terminal Petikemas Batu Ampar merupakan salah satu pelabuhan kargo utama Batam. Lokasinya di jalur perdagangan Selat Malaka menempatkan terminal ini pada posisi strategis untuk mendukung arus barang, industri, dan konektivitas maritim Indonesia.

Melalui kolaborasi BTP, BP Batam, BACT, perusahaan pelayaran, pengguna jasa, dan komunitas logistik global, terminal dikembangkan menjadi fasilitas modern dengan produktivitas, keselamatan, dan transparansi operasional yang lebih tinggi.

1.000 mPanjang dermaga eksisting
12 mKedalaman maksimum tahap penuh
12 HaLuas container yard tahap 2
5 STSShip-to-shore crane
12 RTGRubber Tyred Gantry crane
900KKapasitas terminal tahap 2 per tahun

Integrated Port Services

Layanan BTP dirancang untuk mendukung efisiensi, transparansi, keselamatan, dan integrasi operasional terminal petikemas.

Container Handling

Receiving, delivery, stacking, monitoring, dan koordinasi operasional petikemas.

Auto Gate System

Validasi QR, pemeriksaan dokumen, arah jalur merah/hijau, dan otomasi gate.

Compliance & Security

Kontrol kepatuhan, keamanan area, keselamatan kerja, dan audit operasional.

System Integration

Integrasi data dengan sistem kepabeanan, operator, port community, dan internal.

Business Support

Dashboard performa, SLA monitoring, laporan operasional, dan analisis manajemen.

Stakeholder Service

Pelayanan shipping line, EMKL, transporter, regulator, dan pengguna jasa.

Transformasi Terminal

Transformasi Batu Ampar Menuju Terminal Modern

Modernisasi infrastruktur, peralatan, pola operasi, dan konektivitas menghasilkan perubahan nyata pada produktivitas serta biaya logistik pengguna jasa.

Dari Operasi Konvensional ke Ekosistem Terminal Terintegrasi

Transformasi dipercepat sejak kerja sama pemanfaatan aset dengan BP Batam pada 31 Agustus 2023, kemudian diperkuat melalui pengembangan dan pengoperasian bersama BTP dan BACT.

Sebelum Transformasi
Produktivitas rendahSekitar 6–8 box per ship hour dengan pola truck losing.
Waktu sandar panjangRata-rata 3–5 hari dan menimbulkan biaya demurrage lebih tinggi.
Bergantung pada transshipmentPengiriman internasional harus transit melalui Singapore atau Tanjung Pelepas.
Biaya logistik tinggiTambahan biaya transit mencapai sekitar USD 600 per TEU.
Setelah Transformasi
Produktivitas meningkatOperasi STS crane dan HMC mendukung hingga 40–50 container per jam.
Turnaround lebih cepatWaktu sandar turun menjadi sekitar 27–30 jam.
Direct call internasionalKoneksi langsung ke China, ASEAN, dan India mengurangi ketergantungan transit.
Operasi berbasis sistemTerminal Operating System mendukung perencanaan dan monitoring real-time.
Peningkatan produktivitas yang ditargetkan
24h
Target layanan kapal yang semakin cepat
-57%
Potensi penurunan biaya logistik
USD 600
Potensi penghematan per TEU melalui direct call
Public Service Information

Informasi Operasional untuk Pengguna Jasa

Kanal informasi publik untuk membantu pengguna jasa memahami alur layanan, persyaratan dokumen, akses gate, dan pengumuman operasional terminal.

Port Digitalization

Ekosistem Digital Port-to-Door

Digitalisasi menghubungkan proses basin, wharf, yard, gate, transportasi, depot, pengguna jasa, dan regulator melalui validasi data serta monitoring operasional yang terintegrasi.

Auto Gate SystemQR validation, truck, driver, dan container verification.
Terminal Operating SystemBerthing, yard, vessel, equipment, dan real-time monitoring.
Carrier IntegrationManifest, CODECO, COARRI, tracking, dan tracing.
Online DocumentationDO/SP2 online, QR validation, dan service documents.
Regulatory ConnectionINAPORTNET, Customs, Quarantine, dan port community.
Payment & ReportingPayment system, storage monitoring, volume, dan revenue report.
International Connectivity
20

Pelabuhan Internasional Terhubung

Batu Ampar dikembangkan dengan layanan direct call menuju jaringan China, Asia Tenggara, dan India. Konektivitas ini mempercepat perdagangan langsung dari Batam serta mengurangi ketergantungan pada hub transit regional.

Shanghai Ningbo Nansha Haiphong Yangon Port Klang Haldia Laem Chabang
Development Roadmap

Tiga Tahap Pengembangan Terminal

STAGE 1
Initial Operation

Kapasitas sekitar 350.000 TEUs dengan container yard 3,8 Ha sebagai dasar transformasi operasi.

STAGE 2
Full Container Port

Dermaga 1.000 m, kedalaman 12 m, container yard 12 Ha, dan kapasitas hingga 900.000 TEUs.

STAGE 3 · 2029+
Transshipment & Hub Port

Target dermaga 1.600 m, kedalaman 16 m, container yard 32 Ha, dan kapasitas 1,6 juta TEUs.

Corporate Information

Informasi perusahaan, pengumuman layanan, agenda korporasi, dan update transformasi digital.

Port operation
OPERATION
Peningkatan Layanan Terminal

Optimalisasi proses layanan pengguna jasa melalui standar operasional yang terukur.

Container logistics
DIGITAL
Integrasi Sistem Gate

Penerapan validasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan gate.

Logistics warehouse
CORPORATE
Sinergi Stakeholder

Kolaborasi bersama mitra strategis dalam memperkuat ekosistem logistik Batam.

Siap mendukung layanan terminal petikemas yang lebih modern.

BTP berkomitmen memperkuat layanan operasional, integrasi sistem, dan kolaborasi stakeholder untuk ekosistem logistik Batam.